Banyak orang menyangka kalau hobi barang antik itu cuma soal keliling pasar loak atau berburu di barang bekas. Padahal, zaman sekarang, kolektor seperti saya yang tinggal di daerah Suryakencana, Bogor, mainnya sudah merambah ke dunia digital lewat eBay dan balai lelang di Eropa atau Amerika. Masalah utamanya satu: main lelang itu butuh internet yang responnya sangat cepat. Dulu saya pakai Indihome, tapi entah kenapa setiap mau memasukkan tawaran (bidding) di detik-detik terakhir, halamannya sering sekali refresh lama sekali atau bahkan stuck. Akibatnya, barang incaran saya sering disalip orang lain cuma gara-gara koneksi yang “pending” di momen krusial.
Sudah hampir 9 bulan ini saya beralih ke Megavision. Sebagai orang tua yang kurang paham teknis, saya cuma minta satu hal kepada anak saya: cari internet yang jangan mati pas saya lagi kerja. Dan Megavision membuktikannya. Di Bogor yang hujannya sering bikin kaget dan petirnya cukup kencang, internet ini tetap kokoh dan stabil. Saya sekarang kalau mau video call dengan calon pembeli di Amerika Serikat untuk menunjukkan detail porselen atau keris antik, gambarnya jernih sekali tanpa pecah-pecah. Pembeli di luar negeri jadi lebih percaya karena mereka bisa lihat serat kayu atau retakan halus pada barang antik saya dengan sangat jelas.
Pelayanan teknisinya juga sangat sopan. Waktu awal pasang di toko saya yang banyak barang pecah belahnya, mereka kerjanya hati-hati sekali. Kabel ditarik rapi lewat jalur atas agar tidak mengganggu pajangan piring tua saya. Harganya pun jujur, tidak pernah naik tiba-tiba seperti provider sebelumnya yang sering kali memberikan tagihan “siluman” di akhir bulan. Buat sesama kolektor atau pedagang yang pasarnya orang luar negeri, stabilitas internet itu modal utama selain kejujuran. Jangan sampai hobi atau bisnis kita terhambat gara-gara sinyal yang sering “batuk-batuk”. Megavision sejauh ini adalah partner paling setia yang membuat barang antik dari Bogor bisa mendunia dengan lancar.